Imbas Gempa Cianjur, Jalur ke Puncak Rusak Parah Tertutup Longsor

Jalan Raya Cianjur-Puncak tertutup material longsor akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur. ( Photo : Tangkapan layar video viral)
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Jalan Raya Cianjur-Puncak tertutup material longsor akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur. Polisi melakukan rekayasa lalulintas kendaraan ke arah Puncak. Dilansir DARI detikcom, Selasa (22/11/2022) sejak tadi malam kendaraan belum dapat melintasi lokasi. Arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

“Hingga malam ini jalan masih tertutup material longsor. Arus kendaraan dialihkan sementara ke Jonggol dan Sukabumi,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, Senin (21/11/2022) malam. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah menerjunkan alat berat ke lokasi longsoran. Dia berharap akses jalan ke puncak bisa kembali normal.

Terjadinya longsor di puncak akibat gempa Cianjur (Photo : Instagram @infocianjur.)

“Alat berat sudah meluncur ke lokasi, ada buldozer dan alat berat lainnya. Secepatnya diupayakan jalan sudah bisa dilintasi,” kata Ridwan Kamil di Pendopo Cianjur. Soal adanya beberapa mobil yang tertimbun, pihaknya masih belum menerima informasi lebih lanjut. “Masih dicek dan dipastikan apakah mobil yang tertimbun itu ada orangnya atau tidak. Masih proses evakuasi,” ucap Ridwan Kamil.

Pihak kepolisian Bogor akhirnya mengalihkan Jalur Puncak yang akan menuju Cianjur maupun sebaliknya. Ada dua alternatif jalan yang bisa dilalui oleh masyarakat, yakni: Via Cibubur-Jonggol-Cianjur atau via Ciawi-Sukabumi-Cianjur. Bagi masyarakat yang hendak menuju Cianjur atau Bandung agar melalui jalur alternatif via: Cibubur-Jonggol- Cianjur atau via Ciawi-Sukabumi- Cianjur,” kata akun Instagram @tmcpolresbogor.

Selain berdampak pada infrastruktur, gempa Cianjur  juga merenggut korban jiwa. Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan hingga kini ada 2 orang meninggal dunia akibat gempa. “BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya gempa bumi.

Warga di wilayah terdampak gempa dapat melakukan pengecekan struktur bangunan apabila ingin memasuki rumahnya kembali. Pastikan tidak ada kerusakan struktur seperti kerusakan tiang rumah, kuda-kuda atap, dan kerusakan struktur lainnya. Di samping itu, tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dengan terus mengikuti pemutakhiran data dari instansi berwenang,” ucapnya. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today