Kemenangan Portugal atas Ghana di laga pembuka Grup H Piala Dunia 2022 sempat menuai kontroversi. Sorotan tertuju pada performa wasit Ismail Elfath dan VAR. Portugal kalah tipis dari Ghana 3-2 dalam pertandingan yang dimainkan di Stadion 974, Kamis (24/11/22). Semua gol dalam pertandingan ini tercipta di babak kedua.
Tiga gol kemenangan Portugal dicetak oleh Cristiano Ronaldo, Joao Felix, dan Rafael Leao. Sedangkan Ghana hanya mampu dua kali melalui upaya Andre Ayew dan Osman. Namun yang menjadi sorotan adalah gol pertama Ronaldo yang dicetaknya dari titik penalti. Keputusan wasit untuk menghadiahkan Portugal penalti dianggap salah.

Wasit memutuskan bahwa Mohammed Salisu telah mengotori Ronaldo di kotak penalti. Namun, berdasarkan tayangan ulang, terlihat superstar Portugal itu mencoba melakukan diving karena sentuhannya relatif ringan. Saat itu, efektivitas Ismail Elfath sebagai wasit dipertanyakan. ia tidak memeriksa VAR untuk menjelaskan momen tersebut.
Kemudian, Tak heran, pelatih timnas Ghana Otto Addo geram. Dia mempertanyakan fungsi VAR di Piala Dunia 2022. “Wasit memberikan penalti yang bukan penalti dan semua orang melihatnya. Mengapa? Karena itu Ronaldo atau semacamnya?” Addo mengatakan saat laga kepada Bein Sports.. “Saya tidak punya bukti bahwa dia (wasit) memutuskan untuk orang lain. Ada kontak pemain tetapi apakah VAR tidak memperhatikan?” FIFA harus bereaksi cepat terhadap kontroversi ini. Kontroversi seperti ini bisa mengganggu kelancaran Piala Dunia 2022.






