Pada hari Senin, Laksamana Yudo Margono yang merupakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), menganugerahkan Brevet Hiu Kencana kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman dan Ketua DPR Puan Maharani di Dermaga 100, Tanjung Priok. Laksamana Yudo Margono juga memberikan Brevet Hiu Kencana kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil KSAL Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono, dan anggota 1 BPK Suryadyana.
Penganugerahan Brevet Hiu Kencana dilakukan setelah menaiki kapal selam KRI Alugoro-405 yang melakukan pelayaran di permukaan Teluk Jakarta sekitar 30 menit. Dilansir dari Kompas.com, Ketua DPR Puan Maharani memberikan pernyataan pada Senin siang, setelah menerima Brevet Hiu Kencana, mengatakan “Alhamdulillah baru saja saya sebagai Ketua DPR bersama Bapak KSAL, Bapak Kapolri, Bapak KSAD, Bapak Wakasal beserta Anggota 1 BPK selesai masuk ke dalam kapal selam KRI Alugoro-495 yang mana tadi kami sudah melihat bagaimana keseharian TNI AL yang ada di dalam Alugoro, tadi kedalamannya kurang lebih 13-15 meter mengarungi perairan Jakarta.”

Puan memiliki harapan agar Alugoro dapat menjadi sebuah kapal selam pamungkas yang dapat menjaga keamanan dan kedaulatan Indonesia. “Ini kapal terbaru yang sudah selesai buatan PT PAL dan kerja sama Korea Selatan, kami berharap kapal ini menjadi salah satu KRI pamungkas bagi TNI AL,” tambah Puan Maharani. Setelah dilakukannya penganugerahan Brevet Hiu Kencana, mereka secara resmi dinyatakan sebagai warga kehormatan dari korps Hiu Kencana, yang merupakan sebuah satuan khusus TNI Angkatan Laut yang memiliki tugas untuk mengoperasikan dan menjalankan kapal selam.
Penganugerahan Brevet Hiu Kencana adalah bentuk penghormatan dari TNI Angkatan Laut bagi mereka yang berpartisipasi dalam memajukan pengembangan kapal selam secara langsung maupun tidak langsung. Brevet Hiu Kencana adalah sebuah simbol pengakuan profesionalisme prajurit kapal selam, dari segi taktik dan teknik peperangan bawah permukaan laut.
Kapal selam Alugoro merupakan kapal selam yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Topan Agung Yuwono dan memiliki panjang sekitar 61,3 meter dan kecepatan kurang lebih 21 knot di bawah permukaan air. Berbeda dengan kapal selam KRI Nagapasa-403 dan KRI Ardadedali-404, Alugoro merupakan kapal selam pertama yang dirakit dengan skema teknologi antara ‘Daewoo Shipbuilding Marine and Engineering (DSME) Korea Selatan dan PT PAL Indonesia (Persero).
Penganugerahan Brevet Hiu Kencana ini dilakukan menjelang dikirimkannya surat presiden (surpres) pencalonan Panglima TNI dari pemerintah ke DPR. Nama Yudo Margono disebut-sebut menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan pensiun pada 21 Desember 20022.






