Sadis, Pria Mesir Memenggal Kepala Isterinya Kemudian Foto Selfie dan Kirim Ke Orang tuanya

Seorang pria Mesir memenggal kemudian selfie dengan kepala istrinya dan dikirimkan kepada orang tuanya. (Photo : Pexels)
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Seorang pria Mesir memenggal kemudian selfie dengan kepala istrinya dan dikirimkan kepada orang tuanya. Aksi sadis terjadi di bagian utara negara itu.

Pria yang diidentifikasi sebagai Hamda al-Ajouz, dilaporkan berswafoto dengan jenazah istrinya setelah melakukan kejahatan di kota Tirah di Dakhlia.

Korban diidentifikasi sebagai Zeinab Ibrahim dan dilaporkan berusia 26 tahun, Al-Ajouz kemudian melakukan siaran live di Facebook dan mengatakan tidak akan menyerahkan diri kecuali dia berbicara kepada wartawan untuk menjelaskan “situasinya” dan apa yang mendorongnya melakukan kejahatan itu.

“Saya tidak akan meninggalkan (apartemen) sebelum saluran televisi datang dan saya menjelaskan (situasi) saya,” katanya dalam video itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (11/1/2023). Ia menambahkan bahwa “semua ini” demi ketiga putrinya yang dia inginkan.

Pria yang diidentifikasi sebagai Hamda al-Ajouz, dilaporkan berswafoto dengan jenazah istrinya setelah melakukan kejahatan di kota Tirah di Dakhlia. (Photo : Representative)

“Tidak ada yang mengasihani saya. Banyak orang tidak mengasihani saya. Saya tidak akan meninggalkan apartemen saya sebelum saluran televisi datang dan merekam (wawancara dengan saya) sehingga orang tahu siapa saya sebenarnya dan apa yang mendorong saya melakukan ini,” tambahnya.

Dalam video lain yang dia posting di TikTok, al-Ajouz mengklaim bahwa istrinya, yang diidentifikasi sebagai Zeinab, berencana membunuhnya.

Berbicara di depan ketiga putrinya setelah dia melakukan kejahatan, al-Ajouz berkata: “Allah adalah penolong terbaik melawan (pria) yang tidak adil yang akan datang dan membunuhku malam ini… yang ingin (membantunya) membunuhku dan (mencabut) saya dari anak-anak saya.”

Media lokal melaporkan bahwa al-Ajouz menolak menyerahkan diri dan mengancam akan membunuh putrinya jika ada yang mencoba menangkapnya, namun polisi dilaporkan berhasil menahannya dan menyelamatkan anak-anak tersebut.

Ayah korban mengatakan kepada situs berita Cairo 24 bahwa putrinya menikah dengan al-Ajouz sembilan tahun lalu, tetapi mereka bercerai dua tahun lalu dan baru-baru ini menikah lagi dengannya.

“Setelah (al-Ajouz) kembali dari Arab Saudi, dia memohon kepada saya untuk (membiarkan dia) menikah lagi dengannya, dan dia menerimanya demi anak-anaknya,” kata ayah Zeinab, menambahkan bahwa dia kembali ke al-Ajouz awal bulan ini.

“Zeinab adalah wanita yang kuat dan baik hati. Setelah dia meninggalkannya, dia bekerja untuk menghidupi (dirinya sendiri) dan putri-putrinya,” imbuh sang Ayah.

Dia juga mengatakan bahwa dia tidak tahu mengapa al-Ajouz membunuh putrinya, namun mencatat bahwa al-Ajouz menggunakan narkoba. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today