Makin Memanas, Olaf Scholz : Perang Ukraina Jangan Meningkat Jadi Perang Rusia VS Nato

Kanselir Jerman Olaf Scholz menjanjikan dukungan militer tambahan ke Ukraina . (Photo : BBC)
1 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Kanselir Jerman Olaf Scholz menjanjikan dukungan militer tambahan ke Ukraina . Meski begitu ia tetap enggan mengirimkan tank tempur Leopard.

“Kami mengirimkan banyak senjata yang sangat penting,” katanya kepada audiensi internasional di Forum Ekonomi Dunia tahunan di Davos, Swiss dan menekankan dukungan militer ke Ukraina akan berlanjut selama diperlukan.

Ditanya apakah pemerintahnya akan mengirim tank tempur Leopard buatan Jerman ke Ukraina, Scholz memberikan jawaban yang hati-hati. “Ukraina dapat mengandalkan dukungan kami untuk perjuangan yang berani, tetapi juga jelas bahwa kami akan menghindari bahwa ini menjadi perang antara Rusia dan NATO,” ujarnya seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (19/2/2023).

Scholz sekali lagi menggarisbawahi bahwa Jerman tidak akan bertindak secara sepihak dan akan berkoordinasi erat dengan Amerika Serikat (AS) dan mitra lainnya dalam hal dukungan militer ke Ukraina.

Meskipun berkali-kali diminta oleh mitra Barat, pemerintah Jerman ragu-ragu untuk mengirimkan tank tempur Leopard 2 ke Ukraina. Kiev telah lama meminta tank tempur dari pendukung Baratnya di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia.

Pemerintahnya akan mengirim tank tempur Leopard buatan Jerman ke Ukraina, Scholz memberikan jawaban yang hati-hati. “Ukraina dapat mengandalkan dukungan kami untuk perjuangan yang berani. (Photo : AP/Markus Schreiber)

Berlin sejauh ini enggan memenuhi tuntutan ini, dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz berulang kali berargumen bahwa tidak ada negara NATO lain yang menyediakan persenjataan semacam itu untuk Ukraina.

Jerman pun kini berada dalam tekanan setelah Inggris memutuskan untuk mengirimkan tank Challenger 2 ke Ukraina.

Ini menjadikan Inggris sebagai negara Barat pertama yang mengambil langkah seperti itu.

Beberapa hari setelah invasi, Scholz mengumumkan rencana pengeluaran besar-besaran untuk memperbaiki militer Jerman yang kacau dan telah mulai menyesuaikan ekonomi dengan penutupan gas murah Rusia.Kisi-kisi Sektor Properti 2023 dari Rapor.

Jerman sendiri telah menjanjikan akan memberikan bantuan kendaraan tempur ringan Merder ke Kiev, bersama dengan AS yang akan mengirimkan Bradley.

Langkah itu diambil setelah sebelumnya Prancis akan mengirimkan kendaraan serupa AMX-10 RC. 

Meskipun ia bertindak cepat dalam isu-isu jangka pendek, Jerman masih perlu mempercepat transisi ke energi terbarukan agar basis industrinya tetap kompetitif. (Ukhti Muti’ah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today