Untuk Pertama Kalinya Dalam 50 Tahun, Uji Coba Mesin Roket Termal Nuklir NASA Akan Dimulai

NASA akan memulai uji coba mesin roket termal nuklir yang dapat membawa manusia ke Mars. (Photo: AP Photo/Keegan Barber)
0 0
Read Time:1 Minute, 49 Second

Dilaporkan NASA saat ini tengah mengembangkan sebuah mesin roket bertenaga termal nuklir yang diharapkan dapat membawa manusia ke Mars.

Badan penelitian milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan NASA, Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), tengah mengincar sebuah mesin roket yang dapat membawa manusia menuju ke planet merah dengan cepat dan aman.

Berdasarkan sebuah rilis yang diterbitkan oleh badan antariksa tersebut pada hari Selasa, uji coba pertama akan dilakukan paling cepat pada tahun 2027.

Dilansir dari edition.cnn.com, Dr. Stefanie Tompkins, selaku direktur DARPA, mengatakan dalam sebuah pernyataan, “DARPA dan NASA memiliki sejarah panjang kolaborasi yang bermanfaat dalam memajukan teknologi untuk tujuan kami masing-masing, mulai dari roket Saturnus V yang membawa manusia ke Bulan untuk pertama kalinya hingga servis robotik dan pengisian bahan bakar satelit.”

Diperkirakan mesin roket termal nuklir ini dapat dilakukan uji coba paling cepat di tahun 2027. (Photo: NASA)

Dr. Tompkins juga menambahkan bahwa, “ranah luar angkasa sangat penting bagi perdagangan modern, penemuan ilmiah, dan keamanan nasional.” Pada abad ke-20, militer Amerika Serikat dan NASA sedang berusaha melakukan pengembangan terhadap teknologi tersebut, namun, pengembangan teknologi ini terhenti.

Saat ini, pengembangan teknologi tersebut mulai diaktifkan kembali serta mendapatkan daya tarik baru di era modern dan disebut sebagai program Demonstration Rocket for Agile Cislunar Operations (DRACO).

Penelitian mesin roket termal nuklir ini dimulai pada tahun 1959, menjadi sebuah program utama di tahun 1960-an, yang disebut Nuclear Engine for Rocket Vehicle Application (NERVA), dan berusaha mempresentasikan teknologi ini di ruang angkasa, namun, tidak pernah berhasil.

Menurut situs badan antariksa tersebut menyampaikan, “namun, pendanaan untuk NERVA menurun pada akhir 1960-an dan program ini dibatalkan pada tahun 1973 sebelum uji coba penerbangan mesin dilakukan.”

Diketahui, saat ini NASA mulai kembali tertarik untuk menerbangkan manusia ke MARS. Dengan program Artemis milik NASA, yang telah melakukan uji coba penerbangan tanpa awak ke Bulan tahun lalu, menjadikannya sebagai batu loncatan untuk mengirimkan manusia pertama ke Mars.

Administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Teknologi Ruang Angkasa NASA, Jim Reuter, mengungkapkan bahwa, “kemajuan material dan teknik kedirgantaraan baru-baru ini memungkinkan era baru untuk teknologi nuklir ruang angkasa, dan demonstrasi penerbangan ini akan menjadi pencapaian besar untuk membangun kemampuan transportasi ruang angkasa untuk ekonomi Bumi-Bulan.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today