Asteroid 2023 BU, Menjadi Salah Satu Asteroid Yang Melintas Paling Dekat Dengan Bumi

Asteroid 2023 BU, salah satu asteroid yang melintas paling dekat dengan Bumi. (Photo: NASA/Caltech)
0 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

Dilaporkan sebuah asteroid yang memiliki ukuran sebesar truk boks, membentuk salah satu lintasan terdekat dengan bumi yang pernah tercatat. Asteroid dengan sebutan 2023 BU ini, melewati Bumi di atas ujung selatan Amerika Selatan pada hari Kamis sekitar pukul 19.27 waktu setempat, berjarak 3.540 kilometer di atas permukaan Bumi.

Dilansir dari edition.cnn.com, NASA menyatakan bahwa tidak ada risiko terjadinya tabrakan antara asteroid tersebut dengan Bumi. Menurut NASA, apabila asteroid dengan ukuran 3,5 hingga 8,5 meter ini mengarah ke Bumi, maka asteroid tersebut akan berubah menjadi bola api saat masuk ke dalam atmosfer Bumi, dan terpecah menjadi meteorit-meteorit kecil ketika menyentuh tanah.

Asteroid 2023 BU ditemukan oleh Gennadiy Borisov dan dilaporkan tidak memiliki risiko untuk bertabrakan dengan Bumi. (Photo: Forbes.com)

Asteroid 2023 BU, ditemukan oleh seorang astronom amatir yang bernama Gennadiy Borisov pada hari Sabtu dari observatorium MARGO di Nauchnyi, Krimea. Sebelumnya, pada 2019 Borisov juga telah menemukan komet antarbintang yang diberi nama 21/Borisov.

Minor Planet Center (MPC), sebuah organisasi yang melacak posisi planet minor, komet, serta batuan antariksa, telah menerima berbagai laporan terkait pengamatan asteroid 2023 BU. Organisasi yang berada dibawah naungan International Astronomical Union ini, mengumumkan penemuan asteroid tersebut setelah banyaknya pengamatan yang didaftarkan.

Setelah pengumuman penemuan pada hari Minggu, seluruh observatorium di dunia melakukan pengamatan yang lebih dalam, sehingga dapat menemukan lintasan yang tepat dari orbit 2023 BU.

Scout, yang merupakan sistem penilaian bahaya dampak di Pusat Studi Objek Dekat Bumi milik NASA, melakukan analisa data dari MPC dan memperkirakan bahwa asteroid tersebut tidak akan menabrak Bumi.

Pusat Studi Objek Dekat Bumi, yang berlokasi di Jet Propulsion Laboratory (JPL), Pasadena, California, telah menghitung dan meperkirakan lintasan seluruh asteroid dekat Bumi yang sudah ditemukan untuk menilai potensi dampaknya terhadap Bumi.

Davide Farnocchia, selaku insinyur navigasi di JPL, mengatakan bahwa, “Scout dengan cepat mengesampingkan 2023 BU sebagai penabrak, tetapi meskipun hanya ada sedikit pengamatan, Scout tetap dapat memprediksi bahwa asteroid tersebut akan melakukan pendekatan yang sangat dekat dengan Bumi.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today