Finlandia Telah Bergabung Dengan NATO, Sebuah Pukulan Telak Bagi Rusia

Setelah menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan, Finlandia secara resmi telah bergabung ke dalam aliansi keamanan terbesar di dunia. (Photo: PBS.org)
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Pada hari Selasa, Finlandia telah bergabung dengan aliansi militer NATO, yang dimana hal tersebut merupakan sebuah pukulan telak bagi Rusia dengan penyelarasan bersejarah yang dipicu oleh serangan Rusia ke Ukraina.

Dilansir dari NBCNews.com, setelah menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan, Finlandia secara resmi telah bergabung ke dalam aliansi keamanan terbesar di dunia, menggandakan keamanan perbatasannya dengan Rusia.

Diketahui bahwa keanggotaan dari Finlandia ini telah mewakili perubahan besar dalam lanskap keamanan Eropa. Tetapi, para pemimpinnya memberikan isyarat bahwa mereka akan bergabung dengan aliansi tersebut beberapa bulan setelah serangan yang dilakukan Presiden Rusia, Vladimir Putin, ke Ukraina, yang memberi rasa takut kepada negara-negara tetangga Moskow.

Dikabarkan bahwa tindakan tersebut menjadi sebuah pukulan strategis dan politis bagi Putin, yang sudah lama memberikan protes terhadap ekspansi yang dilakukan oleh NATO ke Rusia dan sebagian menggunakannya sebagai pembenaran terkait serangan itu. NATO mengungkapkan bahwa hal ini tidak akan menimbulkan ancaman bagi Moskow.

Keanggotaan dari Finlandia ini telah mewakili perubahan besar dalam lanskap keamanan Eropa dan menjadi sebuah pukulan telak bagi Rusia. (Photo: AP Photo via CanberraTimes.com.au)

Rusia memberi peringatan bahwa mereka secara terpaksa akan mengambil “tindakan pembalasan” yang dilakukan untuk mengatasi apa yang disebutnya sebagai ancaman keamanan yang telah diciptakan oleh keanggotaan Finlandia. Rusia juga peringatkan bahwa mereka akan memperkuat pasukannya di wilayah dekat Finlandia apabila NATO mengerahkan pasukan serta peralatan tambahan ke negara tersebut.

Swedia, negara yang telah menjauhi aliansi militer selama lebih dari 200 tahun, dilaporkan telah mengajukan permohonan, tetapi, proses tersebut ditunda karena adanya keberatan dari beberapa anggota NATO, seperti Turki dan Hongaria.

Finlandia secara resmi menjadi anggota dari aliansi tersebut, pada saat menteri luar negeri Finlandia telah menyerahkan seluruh dokumen-dokumen yang diperlukan untuk melengkapi proses aksesi keanggotaannya kepada Antony Blinken, selaku Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.

Pada hari Selasa, Dmitry Peskov, yang merupakan juru bicara Kremlin, menyampaikan bahwa keanggotaan dari Finlandia menggambarkan sikap aliansi anti-Rusia dan memperingatkan bahwa Moskow akan memberikan respons tergantung degan senjata apa yang akan diletakkan oleh sekutu NATO di sana.

Dalam sebuah panggilan konferensi dengan para wartawan, Peskov mengatakan, “kami akan memantau dengan seksama apa yang akan terjadi di Finlandia dan bagaimana NATO akan menggunakan wilayah Finlandia untuk penempatan senjata, peralatan, dan infrastruktur di sebelah perbatasan kami yang berpotensi mengancam kami. Langkah-langkah akan diambil tergantung pada hal itu.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today