Diduga Terima Uang Suap Rp 700 juta, Mentan Amran Copot Direktur Kementan

Andi Amran Sulaiman, selaku Menteri Pertanian, kembali mencopot seorang pejabat setingkat direktur di Kementerian Pertanian. (Source: tempo.co via msn.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Andi Amran Sulaiman, selaku Menteri Pertanian, kembali mencopot seorang pejabat setingkat direktur di Kementerian Pertanian atau Kementan.

Seorang pejabat eselon II yang identitasnya belum diungkap itu dicopot karena dugaan terlibat praktik korupsi.

Seorang pejabat eselon II yang identitasnya belum diungkap itu dicopot karena dugaan terlibat praktik korupsi. (Source: Tribunnews/Endra)

“Berkat informasi nomor kontak pengaduan yang disebarluaskan oleh media, kami menerima lebih dari 100 laporan, meskipun hanya 2 hingga 4 yang dapat dibuktikan,” ujar Amran lewat keterangan tertulis pada hari Senin, 28 Oktober 2024, dikutip dari bisnis.tempo.co.

Dilansir dari bisnis.tempo.co, berdasarkan laporan yang diterimanya, politikus yang juga pengusaha ini mengungkapkan bahwa pejabat itu diduga menerima uang suap sebesar Rp700 juta. Dari jumlah yang dituduhkan, pejabat tersebut mengaku telah menerima Rp 500 juta di antaranya.

Bapak dari Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, seorang politikus Partai Gerindra, juga menambahkan bahwa ia bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kementan untuk memastikan terakit pemeriksaan yang menyeluruh serta langkah hukum yang tepat bagi pejabat tersebut.

“Tindakan ini kami lakukan atas arahan Presiden (Prabowo Subianto), yang menginginkan kementerian beroperasi dengan profesional dan transparan,” kata pendiri perusahaan Tiran Group ini, dalam laman bisnis.tempo.co.

Amran membenarkan bahwa dirinya telah menandatangani surat pemberhentian pejabat itu. Kementan dikabarkan juga akan memproses kasus tersebut lebih dalam melalui pemeriksaan internal serta bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, politikus yang juga pengusaha ini mengungkapkan bahwa pejabat itu diduga menerima uang suap sebesar Rp700 juta. (Source: tribunnews.com)

Menteri yang memiliki kekayaan bersih terbesar ketiga di Kabinet Merah Putih ini memiliki harapan agar tindakan ini bisa menjadi contoh bagi seluruh pegawai di Kementan untuk menjaga integritas.

Sebelumnya, diketahui bahwa Amran juga telah menyerahkan tiga pegawai Kementan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terakit dugaan keterlibatan dalam penyimpangan anggaran. Ketiga pegawai tersebut diduga telah melakukan praktik percaloan dengan meminta uang kepada pengusaha hingga mencapai Rp 10 miliar.

Menteri Lulusan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin ini mengklaim mencopot ketiga pegawai tersebut hanya dalam waktu hitungan menit. Amran mendapatkan laporan terkait dugaan keterlibatan tiga orang pejabat itu pada hari Rabu malam, 16 Oktober 2024. Di keesokan harinya, Amran memanggil ketiga pejabat yang hingga saat ini identitasnya belum diketahui.

Selang lima menit pertemuan, ia langsung mencopot mereka. “Kenapa? Karena yang tiga orang ini sudah menerima uang kurang lebih Rp10 miliar dan ini sudah berproses di penegak hukum,” katanya, dikutip dari bisnis.tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today