Kementerian PU Perlambat Pembangunan IKN Untuk Dukung Program Swasembada Pangan

presiden meminta Kementerian PU untuk ikut mendukung program swasembada pangan. (Source: Bisnis/Abdurachman)
0 0
Read Time:2 Minute, 21 Second

Dody Hanggodo, selaku Menteri Pekerjaan Umum, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah mengkhawatirkan situasi geopolitik yang semakin memanas.

Hal tersebut menjadi landasan presiden untuk meminta Kementerian PU ikut mendukung program swasembada pangan.

Dody mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih belum mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. (Source: jatengpos.co.id)

Dody juga mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih belum mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Kemampuan kita untuk swasembada pangan belum terjadi, kita masih butuh beras sana sini. Itu dikhawatirkan akan menjadi masalah sosial yang lebih besar,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Rabu, 30 Oktober 2024 dalam laman bisnis.tempo.co.

Dilansir dari bisnis.tempo.co, Dody mengungkapkan bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung program swasembada pangan adalah dengan mendirikan puluhan bendungan baru.

Dody juga memiliki komitmen untuk menjaga kondisi bendungan yang sudah ada agar kapasitas dari tampungan air tetap optimal.

Selain itu, Dody juga akan melakukan revitalisasi serta perbaikan pada jaringan irigasi primer, sekunder, maupun tersier. “Sehingga demikian, target pimpinan kami dalam waktu 4 atau 5 tahun, ataupun sebelumnya bisa tercapai,” ujarnya, dikutip dari bisnis.tempo.co.

Agar dapat mencapai swasembada pangan, menteri dari Kabinet Merah Putih ini mengatakan bahwa pihaknya akan memperlambat laju dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Langkah tersebut dilakukan karena keterbatasan dana, sehingga akan disesuaikan dengan kesiapan dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Dody menjelaskan bahwa berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan dengan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan IKN akan tetap dilanjutkan, namun, kecepatannya mungkin tidak seperti sebelumnya.

Pada awalnya, Prabowo Subianto, selaku Presiden RI periode 2024-2029, mengungkapkan bahwa Indonesia harus mampu untuk memproduksi kebutuhan pangannya sendiri atau swasembada pangan.

Hal tersebut jadi salah satu yang disampaikan Prabowo dalam pidatonya ketika telah resmi dilantik. Prabowo mengatakan bahwa Indonesia harus bisa swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Dody mengungkapkan bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung program swasembada pangan adalah dengan mendirikan puluhan bendungan baru. (Source: bisnis.tempo.co)

“Saya telah mencanangkan Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” kata Prabowo dalam pidato perdananya di agenda Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 di Kompleks DPR/MPR, Minggu, 20 Oktober 2024 dilansir dari bisnis.tempo.co.

Menurut Prabowo, swasembada menjadi sebuah hal yang penting mengingat situasi politik global yang tidak dapat dipastikan.

Indonesia tidak bisa secara terus-menerus memiliki ketergantungan kepada negara lain agar dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

Perlunya ketahanan pangan mandiri yang dimiliki Indonesia. “Tidak ada jalan lain, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita harus mencapai ketahanan pangan,” ucap Prabowo dikutip dari bisnis.tempo.co.

Berdasarkan perkiraan Prabowo, Indonesia dapat mencapai swasembada pangan hanya dalam jangka waktu 4 hingga 5 tahun ke depan.

Prabowo menyatakan bahwa perkiraan tersebut ia dapatkan pada saat setelah berdiskusi dengan beberapa ekonom. Bahkan, Prabowo juga yakin bahwa Indonesia dapat menjadi lumbung pangan dunia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today