Saat Ini, Bagi WNA yang Memiliki Izin Tinggal Dapat Melewati Autogate Imigrasi Bandara

Warga negara asing atau WNA yang memiliki izin tinggal tetap (ITAP) dan izin tinggal terbatas (ITAS), saat ini dapat melewati autogate imigrasi. (Source: tualnews.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Warga negara asing atau WNA yang memiliki izin tinggal tetap (ITAP) dan izin tinggal terbatas (ITAS), saat ini dapat melewati autogate imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta maupun Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Pada awalnya, hanya WNA pemegang e-visa maupun bebas visa kunjungan (BVK) yang dapat melewati autogate atau gerbang otomatis imigrasi.

Saffar M. Godam, selaku Plt Dirjen Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, mengungkapkan bahwa WNA yang memiliki ITAP atau ITAS sebelumnya juga harus melakukan proses pemeriksaan imigrasi di konter oleh petugas.

Pada awalnya, hanya WNA pemegang e-visa maupun bebas visa kunjungan (BVK) yang dapat melewati autogate atau gerbang otomatis imigrasi. (Source: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddi)

“Sekarang experience (pengalaman)-nya lebih ringkas, lebih menyenangkan, dan sangat efektif,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Tempo, Sabtu, 2 November 2024 dalam laman metro.tempo.co.

Dilansir dari metro.tempo.co, Saffar mengatakan bahwa integrasi sistem penerbitan visa serta izin tinggal dengan menggunakan sistem autogate ini dapat meningkatkan performa layanan keimigrasian di perlintasan. Karena, proses autogate ini hanya memerlukan waktu sekitar 15-25 detik per orang.

Saat ini, sebanyak 88 unit autogate beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta. Sedangkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai terdapat 120 unit yang beroperasi.

Sementara itu, perkiraan jumlah WNA yang melintas masuk dan keluar Indonesia melalui autogate mencapai 3.518.963 orang pada periode Januari-September 2024, dengan rata-rata sekitar 390.000 WNA per bulan.

Selain itu, terdapat 134.037 izin tinggal terbatas serta 3.648 izin tinggal tetap yang telah diterbitkan oleh Dirjen Imigrasi hingga September 2024.

Saffar percaya bahwa optimalisasi dari autogate ini semakin memudahkan para pemegang ITAP ataupun ITAS yang juga merupakan frequent travelers.

Menurutnya, kemudahan tersebut tidak mengurangi aspek keamanan. Saffar mengatakan bahwa teknologi face recognition yang terdapat pada autogate mampu untuk memastikan semua orang yang melintas tidak termasuk dalam daftar cekal atau red notice.

Saffar juga menambahkan bahwa Imigrasi akan terus melakukan berbagai upaya agar dapat menarik minat WNA berkualitas untuk datang ke Indonesia, sehingga negara akan mendapatkan dampak positif terutama dari segi ekonomi.

“Kebijakan visa dan izin tinggal kami implementasikan sebagai filter namun sekaligus memudahkan di waktu yang bersamaan,” katanya dikutip dari metro.tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today