Diduga Akibat Korsleting Listrik, 543 Rumah di Kemayoran Hangus Terbakar

Pada Selasa dini hari telah terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk di Kemayoran, Jakarta Pusat, mengakibatkan hangusnya 543 rumah milik warga. (Source: Tribunnews.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 1 Second

Dilaporkan bahwa pada Selasa dini hari, 21 Januari, 2025, telah terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk di Gang Laler, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang mengakibatkan hangusnya 543 rumah milik warga.

Diperkirakan bahwa peristiwa kebakaran yang diketahui telah melanda 11 RT itu terjadi pada sekitar pukul 00.30 WIB.

“Diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah warga,” kata Kepala Polres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, dalam keterangan tertulis, pada Selasa, 21 Januari 2025, dikutip dari tempo.co.

Kebakaran yang diketahui telah melanda 11 RT itu terjadi pada sekitar pukul 00.30 WIB. (Source: ANTARA/HO-Humas Polres Jakpus)

Dilansir dari tempo.co, kebakaran tersebut mengakibatkan sekitar 1.797 jiwa dari 607 keluarga harus mengungsi.

Dikabarkan bahwa sebanyak 30 unit pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman api di kawasan tersebut.

Sekitar pukul 00.45 WIB, proses pemadaman api mulai dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan proses lokalisasi api pada pukul 05.29. Sedangkan untuk proses pendinginan dilakukan sampai dengan pukul 06.00 WIB.

Diketahui bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap Slamet Wahyudi, seorang warga berusia 58 tahun yang pertama kali mengetahui kebakaran tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Slamet kepada pihak kepolisian, awalnya pada sekitar pukul 00.30 WIB, ia melihat ada asap yang muncul dari lantai dua kediaman milik salah seorang warga.

Slamet mengungkapkan bahwa warga telah berupaya untuk memadamkan api, namun kobaran api cepat menjalar dikarenakan rumah tersebut sebagian besar berbahan kayu serta tripleks, yang di mana material itu mudah terbakar.

Hingga saat ini belum ada laporan terkait korban jiwa akibat dari peristiwa kebakaran itu. Tetapi, Febrian Yudi Saputra, yang merupakan salah seorang warga berusia 27 tahun, dikabarkan mengalami sesak napas karena menghirup asap dan saat ini ia tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina Kemayoran.

Susatyo menjelaskan bahwa sebagian warga telah diarahkan ke tenda pengungsian sementara yang dibuat oleh Polres Jakarta Pusat bekerja sama dengan dinas sosial.

Dikabarkan bahwa dalam posko tersebut, ada sekitar 400 orang telah diungsikan, yang di mana terdiri dari bayi, anak-anak, perempuan, ibu hamil, serta lansia.

Selain pembuatan tenda sementara, pihak kepolisian bersama dengan dinas sosial juga diketahui telah menyediakan tiga dapur lapangan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

“Warga laki-laki dewasa masih berada di lokasi kebakaran untuk membantu pembersihan dan pengamanan barang berharga,” ujar dia, dilansir dari tempo.co.

Susatyo juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan forensik pada saat setelah proses pendinginan selesai dilakukan agar dapat mengetahui penyebab dari terjadinya kebakaran itu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today