Kamis, 20 Maret 2025, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Semarang Raya, Jawa Tengah, akan melakukan demonstrasi sebagai bentuk kekecewaan terhadap pengesahan RUU TNI.
Demonstrasi ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai kampus, dan akan berlangsung di tiga lokasi, salah satunya adalah Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Respon atas RUU TNI
Menurut Adam Firdaus, Perwakilan Aliansi BEM Semarang Raya, banyak mahasiswa telah berbicara tentang kemungkinan pengesahan RUU TNI tersebut sejak Rabu (19/3/2025) malam.
“Ini dibahas dan disahkan secara cepat banget ini rancangan Revisi Undang-Undang TNI ini,” kata Adam, Kamis.
Di tengah kekecewaan dan kemarahan mereka terhadap pengesahan RUU TNI, Aliansi BEM Semarang Raya memutuskan untuk turun ke jalan.
Menurutnya, pembahasan revisi ini memang tidak terbuka untuk umum. Itu tertutup oleh publik dan tidak melibatkan partisipasi publik.
Aliansi BEM Semarang Raya tidak hanya melakukan demonstrasi, tetapi juga merencanakan tindakan selanjutnya, seperti melakukan peninjauan hukum.
Adam mengatakan, “Nanti bisa melalui MK (Mahkamah Konstitusi).”





