Akibat dari Konflik Israel-Iran, Singapore Airlines Menunda Penerbangan ke Dubai

Rabu, 25 Juni, Singapore Airlines (SIA) telah membatalkan semua penerbangannya menuju Dubai. Langkah ini diambil sebagai akibat dari konflik yang terus berlanjut antara Israel dan Iran. (Sumber Foto : Shutterstock)
0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

Hingga Rabu, 25 Juni, Singapore Airlines (SIA) telah membatalkan semua penerbangannya menuju Dubai. Langkah ini diambil sebagai akibat dari konflik yang terus berlanjut antara Israel dan Iran.

Pembatalan ini diumumkan oleh Singapore Airlines melalui situs resminya, menurut Channel News Asia, sebagai hasil dari evaluasi keamanan terkait kondisi geopolitik di Timur Tengah.

“Singapore Airlines akan menghubungi semua calon penumpang yang terkena dampak, untuk memberi tahu mereka tentang pembatalan penerbangan tersebut,” kata pihak maskapai.

Nantinya, penumpang yang berpotensi terkena dampak pembatalan penerbangan akan diberi penerbangan alternatif atau dapat meminta pengembalian uang penuh atas tiket yang tidak digunakan.

Maskapai penerbangan komersial di seluruh dunia sedang mempertimbangkan penghentian penerbangan mereka ke Timur Tengah untuk waktu yang lama. (Sumber Foto : Shutterstock)

Namun, orang-orang yang memesan penerbangan secara langsung dapat menggunakan Formulir Permintaan Bantuan Maskapai untuk mengajukan pengembalian uang.

“Untuk pemesan yang dilakukan melalui agen perjalanan atau maskapai mitra, pelanggan disarankan untuk menghubungi agen perjalanan atau pihak maskapai untuk mendapatkan bantuan,” ujar pihak Singapore Airlines.

“Karena situasi yang masih belum pasti, penerbangan SIA lainnya antara Singapura dan Dubai mungkin akan terpengaruh,” tambahnya.

Sementara itu, maskapai penerbangan komersial di seluruh dunia sedang mempertimbangkan penghentian penerbangan mereka ke Timur Tengah untuk waktu yang lama. Sebab, setelah Amerika Serikat menyerang situs nuklir utama Iran, konflik yang telah memutus penerbangan utama memasuki fase baru.

Karena maskapai mengalihkan, membatalkan, dan menunda penerbangan mereka di wilayah udara yang biasanya sibuk yang membentang dari Iran dan Irak hingga Mediterania, wilayah udara ini sebagian besar kosong. Situasi ini sudah berlangsung selama sepuluh hari sejak Israel menyerang Iran pada 13 Juni lalu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today