Mesin Pengolah Sampah Berbasis AI Buatan Qinglv Environment Akan Diterapkan Pemkot Bandung

Pemkot Bandung buka peluang kerja sama dengan perusahaan teknologi pengolahan sampah asal Cina, Qinglv Environment. (Source: Ilustrasi/Westjavatoday.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

Dilaporkan bahwa pemerintah Kota Bandung tengah buka peluang kerja sama dengan Qinglv Environment, yang merupakan sebuah perusahaan teknologi pengolahan sampah asal Cina.

Muhammad Farhan, selaku Wali Kota Bandung, mengungkapkan bahwa potensi teknologi karya Qinglv Environment ini cocok untuk digunakan di kotanya, melihat kondisi wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, yang nyaris tidak memiliki lahan untuk pengolahan sampah.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut, potensi teknologi karya Qinglv Environment ini cocok untuk digunakan di kotanya. (Source: Dok. Pemkot Bandung)

Dilansir dari tempo.co, Qinglv mengklaim bahwa teknologinya mampu untuk melakukan penyortiran hingga sebanyak 100 ton sampah per harinya di lahan seluas 1.600 meter persegi.

“Kapasitas itu tentu sangat menarik. Kita perlu lebih banyak fasilitas seperti ini,” ucap Farhan dalam keterangan resmi pada Jumat, 25 Juli 2025, dikutip dari tempo.co.

Teknologi ‘mini sorting plant’ yang dibawa oleh Qinglv ini dipercaya bisa melakukan penyortiran sampah di atas permukaan lahan yang terbatas.

Metode tersebut diklaim dapat melakukan penyortiran hingga 6,25 kilogram sampah di lahan dengan luas satu meter persegi.

Farhan mengatakan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan berharap kepada satu teknologi besar saja, namun juga diperlukan inovasi skala menengah dan kecil. “Kami ingin membangun ekosistem terbuka yang inklusif,” katanya, dilansir dari tempo.co.

Wu Jianyang, selaku Chairman Qinglv Environment, menyampaikan bahwa perusahaannya telah bergerak di bidang pengolahan sampah sejak tahun 2009.

Keberhasilannya telah terbukti di Guangzhou, yang di mana teknologi ini dapat melakukan pemilahan sampah secara efisien dengan tingkat pemanfaatan ulang sumber daya yang mencapai hingga sebesar 90 persen.

Dikabarkan bahwa Qinglv melakukan pabrikasi mesin pengolahan sampah menggunakan sistem pemilahan otomatis yang didukung dengan teknologi AI.

“Fokus utama kami saat ini adalah pengolahan sampah kota,” kata Wu Jianyang saat berkunjung ke Balai Kota Bandung, pada 25 Juli lalu, dalam laman tempo.co.

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today