Pada hari Kamis, 4 Desember 2025, telah terjadi insiden robohnya sebuah bangunan bekas sekolah yang terletak di kompleks Perumahan Bukit Gading Mediterania, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Lantai satu (bangunan) roboh,” ujar Gatot Sulaeman, selaku Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, hari Kamis malam, 4 Desember 2025, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, dalam insiden robohnya bangunan bekas sekolah tersebut, Gatot mengungkapkan bahwa terdapat satu orang korban yang dilaporkan meninggal dunia usai tertimpa oleh puing-puing bangunan.
“Korban saat itu sedang keluar dari basement dan tiba-tiba dari atas material jatuh menimpa,” tutur Gatot melalui keterangan tertulisnya, dalam laman Tempo.co.
Gatot mengatakan bahwa awal mula terjadinya peristiwa tersebut pada saat para pekerja proyek tengah melaksanakan proses pembongkaran pada bagian lantai tiga bangunan bekas sekolah itu.
Dikabarkan bahwa korban, yang memiliki inisial SM, adalah salah satu pekerja proyek yang tengah melakukan proses pembongkaran bangunan tersebut.
Kemudian, ketika proses pembongkaran tengah berlangsung, bagian lantai satu bangunan bekas sekolah itu secara tiba-tiba runtuh dan reruntuhannya langsung menghantam korban yang posisinya sedang berada di bagian lantai dasar bangunan.
Dilaporkan bahwa pada saat proses evakuasi dilaksanakan, para petugas sempat mengalami kesulitan akibat puing-puing bangunan yang menimpa tubuh korban.
Dinukil dari Tempo.co, setelah memindahkan reruntuhan bangunan tersebut, jenazah korban pun akhirnya ditemukan dan berhasil dievakuasi pada malam hari yang sama.
Komisaris Seto Handoko Putra, selaku Kapolsek Kelapa Gading, menyampaikan bahwa bangunan bekas sekolah itu saat ini tengah dalam proses pembongkaran total yang mana nantinya bakal dijual kembali.
“Saksi SR dan korban merupakan mandor proyek renovasi,” kata Seto, dalam laman Antara, dikutip dari Tempo.co.






