Akibat Pasang Maksimum Air Laut dan Supermoon, Belasan RT di Jakarta Direndam Banjir Rob

Banjir rob yang melanda wilayah Jakarta dilaporkan telah menggenangi sebanyak 18 RT. (Source: Dok. Humas Pemprov DKI)
0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

Peristiwa banjir rob yang tengah melanda wilayah Jakarta sampai dengan hari Kamis, 4 Desember 2025, dilaporkan telah menggenangi sebanyak 18 rukun tetangga (RT).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mengungkapkan bahwa peristiwa banjir rob kali ini terjadi akibat adanya pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan masuknya fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon), seperti yang telah diperingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya.

Dikabarkan bahwa dalam peristiwa banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta kali ini, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menjadi daerah yang terkena dampak paling parah, yakni 13 RT tergenang air.

Berbagai pihak terkait telah diturunkan menuju ke sejumlah wilayah terdampak agar dapat mempercepat proses penyedotan air. (Source: Dok. BPBD DKI Jakarta)

Dilansir dari Tempo.co, di Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, banjir telah merendam sebanyak 10 RT dengan ketinggian yang mencapai hingga 10 sentimeter.

Sedangkan tiga RT lainnya berada di Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, dengan genangan yang rata-rata mencapai hingga 10 sampai 20 sentimeter.

“Seluruh lokasi tersebut masih dalam penanganan petugas di lapangan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji melalui keterangan resmi, hari Jumat, 5 Desember 2025, dikutip dari Tempo.co.

Selain di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, banjir rob juga dilaporkan telah menggenangi sebanyak lima RT di wilayah Jakarta Utara.

Kelima RT di wilayah Jakarta Utara yang terendam oleh banjir rob di antaranya yakni tiga RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian 10 sampai 40 sentimeter, serta dua RT di Kelurahan Marunda dengan ketinggian 10 sentimeter.

Agar dapat mempercepat proses penyedotan genangan air, Isnawa menyebut bahwa berbagai pihak terkait, seperti SDA, Bina Marga, sampai dengan Gulkarmat, telah diturunkan menuju ke sejumlah wilayah terdampak.

“Kami terus mempercepat penanganan agar genangan dapat surut dalam waktu cepat,” ujarnya, dinukil dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, Isnawa telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu tetap waspada selama berlangsungnya periode pasang maksimum yang tengah melanda wilayah Jakarta.

BPBD diketahui juga telah mengerahkan para anggotanya di sejumlah wilayah terdampak untuk memastikan berbagai keperluan dasar masyarakat bisa terpenuhi.

“Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi 112. Layanan tersebut gratis dan siap 24 jam,” katanya, dalam laman Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today