Warga Temukan Bayi Berusia Dua Hari di dalam Sebuah Gerobak di Pasar Minggu

Telah terjadi insiden penemuan bayi perempuan berusia dua hari di dalam sebuah gerobak di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Source: Dok. Polsek Pasar Minggu)
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Pada hari Selasa, 3 Maret 2026, telah terjadi sebuah insiden penemuan bayi perempuan dengan inisial AR yang usianya baru sekitar dua hari di dalam sebuah gerobak nasi uduk yang lokasinya berada di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Bayi tersebut ditemukan oleh warga yang tengah berada di sekitar lokasi kejadian, yang mana kemudian penemuan itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Dilansir dari Tempo.co, mendapati adanya laporan yang diberikan oleh warga setempat terkait penemuan bayi itu, pihak Kepolisian Sektor atau Polsek Pasar Minggu pun langsung menuju ke lokasi kejadian.

Bayi tersebut ditemukan oleh warga yang tengah berada di sekitar lokasi kejadian. (Source: Ilustrasi/Kompas.com/Nurwahidah)

“Telah ditemukan seorang bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan hidup di gerobak nasi uduk,” kata Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Anggiat Sinambela melalui keterangan tertulis, hari Rabu, 4 Maret 2026, dalam laman Tempo.co.

Pada saat ditemukan, sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa bayi tersebut posisinya tengah berada di dalam sebuah tas belanja yang kemudian disembunyikan di gerobak nasi uduk.

Dinda, yang merupakan salah seorang saksi, menjelaskan bahwa awalnya ia telah mendengar suara tangisan bayi ketika tengah berada di lantai dua rumahnya.

Mendengar tangisan bayi yang tidak kunjung berhenti, Dinda pun kemudian langsung mencari sumber dari suara tersebut.

Ia pun kemudian mengikuti suara tersebut hingga membawanya ke sebuah gerobak yang posisinya berada di depan kediamannya.

Ketika dicek, ia mendapati adanya sebuah tas berisikan bayi di dalam gerobak, yang mana penemuan itu kemudian Dinda laporkan kepada ibunya.

Di dalam tas tersebut ia menemukan berbagai macam barang seperti susu merek SGM, tisu basah merek Baby Kodomo, dan sarung tangan bayi berwarna biru.

Mengutip Tempo.co, Dinda juga mendapati sebuah surat dari dalam tas tersebut, yang mana diduga berasal dari kakak bayi perempuan itu.

“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Z (nama disamarkan) ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan, tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya, Terimakasih. Z 12 Tahun. Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya AR (disamarkan),” demikian bunyi surat tersebut, dinukil dari Tempo.co.

Dilaporkan bahwa saat ini bayi perempuan itu telah ditangani oleh petugas medis yang berada di fasilitas kesehatan setempat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today