Pada hari Kamis, 2 April 2026 lalu, telah terjadi sebuah insiden gempa bumi yang memiliki kekuatan sebesar M 7,6 di laut Batang Dua, Maluku Utara, hingga mengakibatkan rusaknya sejumlah bangunan.
Berdasarkan laporan yang telah dicatat oleh Pemerintah Kota atau Pemkot Ternate, setidaknya terdapat sebanyak 282 rumah warga serta fasilitas ibadah yang mengalami sejumlah kerusakan akibat dampak dari insiden gempa bumi tersebut.

Tauhid Soleman, selaku Wali Kota Ternate, mengungkapkan bahwa sebagian besar bangunan yang mengalami kerusakan akibat dampak dari gempa bumi ini adalah rumah milik warga yang letaknya berada di Pulau Batang Dua.
Dilansir dari Tempo.co, sebanyak 273 rumah milik warga di wilayah tersebut telah mengalami berbagai macam kerusakan, mulai dari yang rusak ringan hingga berat.
“Sementara untuk rumah ibadah yang mengalami kerusakan ada sembilan unit. Tim penanggulangan bencana daerah Kota Ternate sudah berada di lapangan untuk memantau dampak dari gempa ini,” ujar Tauhid, hari Jumat, 3 April 2026, dinukil dari Tempo.co.
Tauhid menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melaksanakan sejumlah langkah cepat untuk menangani dampak dari insiden gempa tersebut.
Beberapa langkah yang telah dilakukan oleh pihak pemerintah daerah di antaranya yakni penetapan status tanggap darurat bencana serta pengiriman berbagai macam bantuan logistik kemanusiaan ke sejumlah daerah terdampak.
“Bantuan yang didistribusikan meliputi bahan kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat. Hari itu juga kami distribusikan logistik terutama di wilayah pulau batang dua,” ungkap Tauhid, dalam laman Tempo.co.
Mengutip Tempo.co, Rizal Marsaoly, selaku Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Daerah Ternate, menyatakan bahwa setidaknya terdapat 100 personel yang telah diterjunkan oleh pihaknya untuk mengirim bantuan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Batang Dua.
“Kami juga sudah menurunkan tim medis untuk membantu memeriksa kesehatan warga yang terkena dampak gempa. Kami juga sudah mendata jumlah kerusakan akibat gempa. Sementara ini saya dan tim masih di lapangan,” kata Rizal, dilansir dari Tempo.co.





