Sejak tanggal 20 hingga 22 April 2026, Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja selama tiga hari ke empat provinsi di Pulau Papua.
Gibran juga menegaskan bahwa setiap program pemerintah yang ada di Papua harus benar-benar berdampak pada masyarakat.
“Kita pastikan program-program dari Bapak Presiden ini berjalan dengan baik di Papua, dan yang paling penting program ini semuanya impactful untuk warga Papua,” kata Gibran usai meninjau RSUD JP Wanane, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/4/2026).
Selama berada di Bumi Cenderawasih, Gibran melihat bagaimana rumah sakit, kampung nelayan, sekolah, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan di lima kabupaten dan kota.
Gibran mengunjungi empat wilayah: Nabire di Papua Tengah; Yahukimo di Papua Pegunungan; Timika di Papua Barat; Sorong dan Raja Ampat di Papua Barat Daya.
Gibran juga mengucapkan terima kasih kepada media yang telah setia mengikuti kunjungan kerjanya selama tiga hari di Papua.
Menurutnya, media memainkan peran penting dalam menyampaikan kemajuan kepada masyarakat luas.
Dia juga menyatakan bahwa kunjungan tersebut didukung oleh pemerintah pusat dan daerah untuk bekerja sama untuk mempercepat pembangunan Papua.
“Dalam kunjungan ini juga didampingi oleh Pak Menko Polkam (Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago), para kepala daerah, Forkopimda, semuanya lengkap. Kami sebagai pembantu Presiden berkomitmen untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua,” lanjutnya.
Pemerintah bekerja sama untuk mempercepat kemajuan pembangunan di Papua
Presiden Republik Indonesia menyatakan bahwa pemerintah saat ini terus bekerja sama melalui berbagai alat, termasuk lembaga khusus untuk mempercepat pembangunan Papua.

“Apalagi sekarang sudah ada Komite (Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua), sudah ada BP3OKP, semuanya kompak bahu-membahu untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk terus memberikan umpan balik sebagai bagian dari penilaian terus-menerus program pemerintah.
“Sekali lagi, masukan-masukan, evaluasi dari seluruh warga, terutama warga Papua, ini sangat berarti untuk kita semua,” tuturnya.
Selain Menko Polkam, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, dan Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar hadir bersama Gibran.





