4 Perusahaan Beras, dari Japfa Group hingga Food Station Tjipinang, Diperiksa Bareskrim

Bareskrim melakukan investigasi terhadap empat perusahaan produsen dan distributor beras.(Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 45 Second

Bareskrim melakukan investigasi terhadap empat perusahaan produsen dan distributor beras: Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya, dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group) karena dugaan pelanggaran mutu dan takaran.

Menurut Brigjen Helfi Assegaf, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, pemeriksaan terhadap sejumlah perusahaan besar masih berlangsung.

“Betul, masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Helfi kepada wartawan, Jumat (11/7/2025).

Satgas Pangan sebelumnya mengumpulkan sampel beras kemasan dari berbagai wilayah untuk memeriksa keempatnya.

Berdasarkan sepuluh sampel dari Aceh, Lampung, Sulawesi Selatan, Jabodetabek, dan Yogyakarta, Wilmar Group menyelidiki produk beras merek Sania, Sovia, Fortune, dan Siip.

Dari sembilan sampel yang berasal dari Sulsel, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, dan Aceh, PT Food Station Tjipinang Jaya dimintai keterangan tentang produk seperti Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, dan Setra Pulen.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, pemeriksaan terhadap sejumlah perusahaan besar masih berlangsung. (Sumber Foto : Humas Polri)

Untuk saat ini, PT Belitang Panen Raya menyelidiki produk Raja Platinum dan Raja Ultima dari tujuh sampel yang dikumpulkan di Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Aceh, dan Jabodetabek.

Selain itu, PT Sentosa Utama Lestari, yang merupakan bagian dari Grup Japfa, diperiksa atas produk beras Ayana, yang sampelnya berasal dari wilayah Yogyakarta dan Jabodetabek.

Hasil pemeriksaan sampel tersebut masih dievaluasi oleh Satgas Pangan.

Bareskrim akan bertindak secara hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku jika ditemukan pelanggaran terhadap standar mutu dan takaran.

Carmen Carlo Ongko S, Kepala Divisi Unit Beras PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group), mengatakan pihaknya menghormati dan mendukung penuh proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas Pangan Polri terkait hal itu.

Ia menekankan bahwa langkah-langkah ini sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap rantai pasokan pangan nasional.

“Dalam menjalankan operasional bisnis, kami memastikan seluruh proses produksi dan distribusi beras PT SUL dijalankan sesuai dengan standar mutu dan regulasi yang berlaku,” kata Carmen dalam pernyataan resminya, Sabtu (12/7/2025).

Untuk saat ini, Direktur Utama Food Station Karyawan Gunarso mengatakan bahwa mereka akan berkonsultasi dengan tim internal terlebih dahulu sebelum merespons masalah ini.

Kompas.com juga mencoba menghubungi Wilmar Group dan PT Belitang Panen Raya, tetapi tidak mendapatkan tanggapan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today