Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab atas kematian warga Harry Danardojo (50) akibat pohon tumbang di kawasan Pondok Indah.
“Atasannya Almarhum itu sahabat saya. Jadi Almarhum Harry ini saya kenal secara pribadi,” kata Pramono kepada wartawan di RS Sumber Waras, Jakarta Barat, Senin (27/10).
Ia menyatakan bahwa Pemprov DKI memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban.
“Pemerintah daerah langsung menawarkan kepada keluarga apakah bersedia untuk kita siapkan pemakamannya,” ujarnya.
Pramono menyatakan bahwa keluarga korban memilih untuk dimakamkan di makam keluarga di Bogor.
“Yang pertama keluarga Almarhum sudah memutuskan tidak menggunakan fasilitas yang kita berikan, tetapi akan dimakamkan di makam keluarga yang ada di Bogor,” katanya.
Pramono juga memastikan hak-hak keluarga korban, seperti asuransi, dilindungi.

“Untuk asuransi dan sebagainya akan ditangani secara tersendiri. Kami akan bantu untuk mengurusnya,” ucapnya.
Sebelumnya, pada Minggu (26/10) siang, ada pohon tumbang yang menimpa mobil Lexus di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pengemudinya tewas seketika dalam insiden tersebut.
“Korban 1 orang laki-laki usia kurang lebih 50 tahun meninggal dunia,” kata Kapusdatin BPBD Jakarta, M Yohan, dalam keterangannya.
Yohan menambahkan bahwa hujan dan angin kencang menyebabkan pohon palem tumbang, yang setinggi 15 meter dengan diameter 60 cm. Mobil Lexus hitam berpelat B 1732 SJV tertimpa pohon tersebut.
Sementara itu, akun X TMC dari Polda Metro mengungkapkan bahwa mobil Lexus itu tengah melintas di lokasi. Angin kencang menumbangkan pohon.






