Di Aceh, 105 SPPG Menjadi Dapur Umum, dan 562.676 Porsi Dibagikan Kepada Warga yang Terkena Dampak

105 (SPPG) di Provinsi Aceh diubah menjadi dapur umum untuk memberikan makanan kepada korban banjir dan tanah longsor. (Sumber Foto : Dok BGN Aceh)
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Menurut Badan Gizi Nasional (BGN), sebanyak 105 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Aceh diubah menjadi dapur umum untuk memberikan makanan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor.

Dari 470 SPPG yang sudah beroperasi di Aceh, Mustafa Kamal, Kepala Regional SPPG Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Aceh, mengatakan bahwa 164 di antaranya beroperasi secara normal, dan 105 di antaranya beralih menjadi dapur umum.

Makan bergizi gratis di Aceh berasal dari siswa sekolah, program ini kini dialihkan ke warga yang terkena dampak banjir. (Sumber Foto : Jawapos.com)

“Total jumlah porsi pengalihan yang telah disalurkan sebanyak 562.676 paket makanan,” kata Mustafa, dalam laporannya dari Banda Aceh, dikutip dari siaran pers, Senin (8/12/2025).

Untuk saat ini, 161 SPPG masih tidak dapat beroperasi karena berbagai masalah, dan 47 SPPG tidak terdata karena kekurangan listrik dan telekomunikasi.

“Masih ada 161 SPPG yang belum bisa beroperasi, 105 SPPG berubah fungsi menjadi dapur umum dan terus menyalurkan bantuan makanan,” ucapnya.

Sementara penerima manfaat dari program makan bergizi gratis di Aceh berasal dari siswa sekolah, program ini kini dialihkan ke warga yang terkena dampak banjir.

“Kondisi paling mengkhawatirkan terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Bener Meriah,” ucapnya.

Sampai saat ini, sebanyak 30 SPPG di Kabupaten Aceh Tamiang belum terdaftar karena putus aliran listrik dan kerusakan jaringan telekomunikasi.

Sementara semua sebelas SPPG di Kabupaten Bener Meriah berhenti beroperasi.

“Sampai hari ini, SPPG-SPPG yang setop operasi akibat gempuran bencana banjir masih cukup banyak,” tuturnya.

Menurut data BNPB per Minggu (7/12/2025), banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menewaskan 921 orang.

“Per hari ini, Bapak Presiden. Per hari ini meninggal dunia 921 orang,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo.

Sejauh ini, sebanyak 392 orang dilaporkan masih hilang kontak, dan 975.079 orang mengungsi.

Di Sumatera Utara, terdapat 329 kematian dan 82 hilang.

Sumatera Barat mengalami kematian 226 orang dan hilang 213 orang.

Dalam kasus Aceh, 366 orang tewas, 97 hilang, dan 914.202 orang mengungsi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today