Kecelakaan Elf Maut di Majalengka Mengakibatkan Kematian 6 Orang, Diduga Sopir Mengantuk

Kecelakaan maut yang menimpa mobil Elf yang mengangkut rombongan keluarga (Sumber Foto : Shutterstock)
0 0
Read Time:2 Minute, 18 Second

Di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3) malam, terjadi kecelakaan maut yang menimpa mobil Elf yang mengangkut rombongan keluarga, enam orang dalam insiden tersebut.

Sejauh ini, ini adalah apa yang diketahui tentang kecelakaan itu:

Satu Keluarga Juga Korban

Menurut Ari Syamsul, perwakilan keluarga, mobil berangkat dari Karawang ke Tasikmalaya. Kecelakaan terjadi saat mereka pulang dari Karawang.

Insiden tragis itu terjadi di Majalengka ketika mobil elf yang berangkat dari arah Pangandaran harus berputar arah menuju Majalengka.

“Total penumpang sekitar 20 orang, semuanya satu keluarga. Enam orang meninggal dunia, termasuk sopir,” ujar Ari, Selasa (24/3).

Sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka selain korban tewas. Mereka dirawat di berbagai rumah sakit di Majalengka.

Seorang kakek yang mengalami luka-luka dalam kondisi kritis dan saat ini mendapat penanganan intensif di rumah sakit.

Identitas Korban

  • Pengemudi berusia 47 tahun Hasyim Adnan adalah Isuzu Elf Microbus dengan nomor polisi Z-7012-CN, yang berada di Dusun Poris RT.009 RW 004 Desa Kutamukti Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang.
  • Nanda adalah seorang wanita berusia 1,5 tahun yang tinggal di Kelurahan Warudoyong Selatan RT 042 RW 009, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
  • Ali berusia lima tahun dan tinggal di Kelurahan Warudoyong Selatan Rt.042 RW.009 Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang.
  • Namanya Mala (35) dan berasal dari Rengasdengklok Selatan, Karawang.
  • Alamat Karwati adalah Rengasdengklok Selatan, Karawang.
  • Adres Desa (42) terletak di Rengasdengklok Selatan, Karawang.

Sopir Mengantuk

Penyebab kecelakaan ditentukan oleh Kasus Lantas AKP Pandu Surya Renata.

Sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka selain korban tewas. (Sumber Foto : Dok. Humas Polres Majalengka)

“Kondisi jalan saat itu licin. Pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk dan kelelahan, sehingga kendaraan oleng ke sebelah kanan dan masuk ke dalam parit,” jelas Pandu.

Kendaraan diduga hilang kendali saat melaju dari Panjalu ke Cikijing di Blok Maniis Tonggoh, yang memiliki kontur jalan menurun dan tikungan tajam.

‎”Mobil tersebut kemudian terguling dengan posisi akhir roda berada di atas,” ujarnya.

Kisah Korban yang Selamat

Saat-saat sebelum kecelakaan, Ratna Wulan, salah satu korban, menceritakannya. Ratna mengatakan bahwa rombongannya mulai berangkat pada hari Minggu, 22 Maret, pagi untuk merencanakan ziarah ke Ciamis dan mengunjungi Pangandaran.

Ia menyatakan bahwa penumpang Elf sebenarnya merekomendasikan agar sopir beristirahat terlebih dahulu.

‎‎”Tadinya disuruh istirahat dulu karena [sopir] belum sempat istirahat. Tapi sopirnya mau langsung pulang karena mobilnya sudah ada yang nyarter lagi,” kata Ratna saat ditemui di RSUD Cideres.

Kondisi jalan tampaknya licin saat itu karena hujan baru saja turun, kata Ratna. Dia menyatakan bahwa pada saat itu, sebagian besar penumpang tertidur karena kelelahan.

‎‎”Nenek sempat teriak bilang hati-hati, jangan bawa mobil kencang-kencang. Abah juga bilang pelan saja jangan ngebut,” ujarnya.

Kecelakaan itu kemudian terjadi pada pukul 23.05 WIB. Ratna mengatakan dia tidak ingat detail kecelakaan karena dia terbentur begitu saja.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today