Banyak pulau buatan di Bumi yang sengaja dibangun oleh manusia, mengandalkan bantuan dari teknologi canggih, area yang awalnya berupa lautan diubah menjadi sebuah daratan kering.
Dilansir dari Wyatt TV, salah satu pulau buatan yang paling terkenal di dunia adalah Palm Island, di pantai Dubai, UAE. Palm Island terdiri dari tiga pulau buatan, yaitu Palm Jumeirah, Palm Deira, dan Palm Jabel Ali. Selain pulau buatan Palm Island, di Dubai terdapat juga pulau buatan yang dijuluki sebagai The World, yang merupakan kumpulan dari 300 pulau buatan berbentuk peta dunia yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
Dari ketiga pulau buatan Palm Island tersebut, Palm Jumeirah merupakan pulau buatan yang paling kecil dengan ukuran sekitar 560 hektar, walaupun memiliki ukuran yang paling kecil, Palm Jumeirah menjadi pulau buatan yang paling terkenal di Dubai.
Palm Jumeirah memiliki bentuk seperti pohon palem yang meliputi batang, dan mahkota dengan 17 daun, serta pulau berbentuk bulan sabit. Pembangunan pulau buatan Palm Jumeirah dimulai pada bulan Agustus 2001, dengan bantuan dari 40.000 pekerja.
Pembangunan pulau Palm Jumeirah menjadi salah satu mega proyek terbesar di dunia. Pulau buatan Palm Island berbahan dasar dari bahan alami seperti batu dan pasir, menjadikan pulau Palm Jumeirah berbeda dari pulau buatan manusia sebelumnya yang dimana berbahan dasar dari logam dan beton.
Pada proses awal pembuatan pulau buatan Palm Jumeirah, pihak Dubai berkoordinasi dengan ahli reklamasi tanah asal Belanda. Ahli reklamasi tersebut melakukan sebuah riset terlebih dahulu agar memastikan bahwa sebuah pulau yang berbahan dasar pasir akan tetap berada diposisinya.
Setelah melakukan berbagai riset dan kajian, akhirnya pulau buatan Palm Jumeirah pun dibangun dengan sebuah proses yang dinamakan reklamasi tanah. Proses tersebut melibatkan pengerukan pasir dari tiga dasar laut di teluk persia dan arab.

Jutaan ton pasir yang telah dikeruk, dikirimkan ke lokasi pembuatan pulau buatan tersbut, dan disemprotkan serta dipadatkan hingga menjadi sebuah pulau dengan menggunakan teknologi GPS agar mendapatkan hasil yang presisi.
Jutaan ton pasir yang telah dipadatkan, selanjutnya dilapisi dengan batu yang dapat melindungi dari longsor dan erosi. Proses pembuatan pulau buatan tersebut memakan 94.000.000 meter kubik pasir dan 7.000.000 ton batu.
Palm Jumeirah saat ini telah dipenuhi oleh hotel, villa, dan perumahan-perumahan mewah. Dilaporkan sebanyak 80.000 orang tinggal di Palm Jumeirah. Penyelesaian proses pembangunan mega proyek ini, mewujudkan impian dari Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, yang saat ini menjabat sebagai Perdana Menteri Uni Emirat Arab.






