Pendukung Lukas Enembe Serang Mako Brimob Pasca Penangkapan Lukas Enembe Oleh KPK

Setelah penangkapan Lukas Enembe oleh KPK, para pendukung Lukas menyerang Mako Brimob Kotaraja. (Photo: ANTARA/Gusti Tanati)
0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

Dilaporkan para pendukung dari Gubernur Papua, Lukas Enembe, mendatangi dan menyerang Mako Brimob Kotaraja, Jayapura, Papua dengan menggunakan panah serta senjata tajam.

Dilansir dari cnnindonesia.com, para pendukung tersebut langsung menyerang petugas yang berada di Mako Brimob Kotaraja dikarenakan tidak terima dengan langkah yang dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penangkapan dan penahan Lukas.

Menurut laporan dari Andre Kirwel, yang merupakan seorang jurnalis Transmedia, “para pendukung yang datang menggunakan senjata tajam dan beberapa panah, langsung menyerang petugas hingga petugas yang berada di dalam saat itu tidak terlalu banyak harus melepaskan tembakan demi membubarkan para pendukung.”

Andre juga menambahkan bahwa polisi memberikan respons dengan mengerahkan personel Brimob untuk melakukan penjagaan di Mako Brimob Kotaraja dan Bandara Sentani sebagai antisipasi apabila terjadi serangan berikutnya. “Beberapa truk yang membawa pasukan juga dikirimkan ke area Bandara Sentani,” ujar Andre.

Dilaporkan para pendukung Lukas menyerang Mako Brimob dengan menggunakan senjata tajam dan panah. (Photo: ANTARA/Olha Mulalinda)

Lukas diproses hukum oleh KPK karena diduga telah menerima suap dan gratifikasi senilai miliaran rupiah. Lukas belum ditahan oleh KPK lantaran selalu mangkir saat dipanggil oleh penyidik.

Sebelumnya, diberitakan telah terjadi penyerangan oleh para pendukung Lukas di Mako Brimob Kotaraja, Papua sesaat setelah Lukas dibawa penyidik KPK ke Mako Brimob Kotaraja. Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, membenarkan bahwa sempat terjadi aksi pelemparan oleh sejumlah pendukung dari Lukas Enembe.

Menurut Mathius, aksi tersebut terjadi dikarenakan para pendukung tidak puas dengan penangkapan yang dilakukan oleh KPK. Mathius memberikan konfirmasi melalui telepon dengan mengatakan, “tentunya kalau ketidakpuasan karena dibawa kesitu, ada, mereka sempat melakukan aksi lempar-lempar.”

Mathius menyebutkan bahwa dua orang pendukung yang memprovokasi aksi pelemparan ke Mako Brimob telah ditangkap. Mathius juga menambahkan, polisi sempat melakukan tindakan terukur untuk membubarkan para pendukung, dan mengungkapkan bahwa kondisi di Mako Brimob Kotaraja sudah kembali normal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today