Pada Jumat (21/11/2025) dini hari, terjadi kembali tawuran di wilayah Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kawasan pekuburan Beroanging tidak lagi mengalami tawuran yang menyebabkan kebakaran belasan rumah baru-baru ini.
Ini terjadi di Kelurahan Layang dan melibatkan dua kelompok pemuda dari Jalan Layang dan Jalan Tinumbu. Seorang siswa berusia 16 tahun tewas dalam tawuran itu.
Menurut Kapolsek Tallo Kompol Syamsuardi, korban bernama MH tewas diduga karena terkena senapan angin di dada.
“Sementara kita selidiki dulu, sementara didalami. Korban kena peluru di bagian dada,” kata Syamsuardi dikonfirmasi, Jumat.

Syamsuardi menyatakan bahwa kondisi saat ini di lokasi tersebut sudah terbilang baik.
Untuk melakukan pengamanan, pihaknya juga sedang bekerja sama dengan Satbrimob Polda Sulsel.
“Rencana pimpinan akan menempatkan pasukan Brimob di titik-titik yang masuk lorong (TKP). Kita upayakan penambahan pasukan,” jelas dia.
Sebelumnya, saat terjadi tawuran antar orang di kawasan pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), polisi telah mengamankan pelaku penembakan Nursam Sutte alias Civas (40).
Menurut Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, pemuda berinisial CBT (35) yang menembak korban sedang menjalani pemeriksaan intensif.
“Alhamdulillah, kemarin kami anggota di lapangan sudah berhasil menangkap pelakunya, satu orang pelaku,” kata Djuhandhani saat ditemui awak media di Mapolda Sulsel, Rabu (19/11/2025).
Menurut Djuhandhani, Civas ditembak saat tawuran warga di Kecamatan Tallo pada Minggu (16/11/2025).
Civas langsung dibawa ke rumah sakit (RS) hingga dia dinyatakan meninggal pada hari Senin, 17 November 2025.
Setelah pemakaman Civas pada Selasa (18/11/2025), ratusan orang mulai terlibat lagi dalam perkelahian, menyebabkan kebakaran besar di wilayah yang padat penduduk.
“Saat ini total kerugian ada 13 rumah terbakar, dan saat ini untuk menjaga situasi bisa lebih terjaga dan kondusif, kami melakukan pengamanan, di mana pengamanan kami, perkuatan dari Brimob dan Samapta Polda dan juga dari Polrestabes,” ungkap Djuhandhani.






